PERAN EKSTRAKULIKULER KEROHANIAN ISLAM DALAM MEMBENTUK SIKAP AFEKTIF SISWA DI SMK NEGERI 1 WONOSOBO

Authors

  • Rifka Maulida Universitas Sains Al-Qur'an
  • Faisal Kamal Universitas Sains Al-Qur'an
  • Bambang Sugiyanto Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.53866/spesifik.v3i2.917

Keywords:

Rohis, ekstrakurikuler keagamaan, sikap afektif, pendidikan karakter

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (Rohis) dalam membentuk sikap afektif siswa di SMK Negeri 1 Wonosobo. Sikap afektif merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter yang mencakup nilai-nilai religius, empati, tanggung jawab, dan kesadaran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pembina Rohis, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa aktif anggota Rohis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rohis seperti kajian Islam, shalat berjamaah, pelatihan dakwah, mentoring, dan kegiatan sosial memainkan peran penting dalam internalisasi nilai afektif. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dalam Rohis berdampak positif terhadap perubahan perilaku, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab mereka di lingkungan sekolah. Penelitian ini menyarankan agar program Rohis diperkuat dan diintegrasikan dalam strategi pembinaan karakter siswa

References

Bloom, B. S., Krathwohl, D. R., & Masia, B. B. (1964). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals, Handbook II: Affective Domain. New York: David McKay Company, Inc.

Dewantara, K. H. (2013). Pendidikan. Dalam Suwardi Endraswara, Filsafat Pendidikan Nusantara (hlm. 81–88). Yogyakarta: Ombak.

El Syam, R. S., & Sunarko, A. (2024). Tersesat di Jalan yang Benar dalam Pandangan Teologi Islam: Studi Atas Mahasiswa Salah Jurusan. Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 3(1), 20-31.

Faizun, A., & Sunarko, A. (2023). Konsep Manajemen Mutu Pondok Pesantren Berdasarkan Buku Total Quality Management In Education Karya Edward Sallis. Spesifik: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(1).

Leki, J. Molen. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lofland, J., & Lofland, L. H. (1995). Analyzing Social Settings: A Guide to Qualitative Observation and Analysis (3rd ed.). Belmont, CA: Wadsworth Publishing Company.

Nazir, M. (2017). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Najmuddin, M., Sunarko, A., Istangada, K., Mualimah, A., Hidayah, N. N., Hakim, W. M., ... & Kharisma, A. F. (2024). Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Dengan Memperbaiki Pola Asuh Di Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Gotong-Royong: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 65-78.

Panduan Penulisan Skripsi. (2024). Wonosobo: UNSIQ Press.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sunarko, A., Indriyjani, F., Zulfa, F. A., Husains, M. I., & Pradana, P. A. (2023). Efektifitas Program Desa Binaan Terhadap Perilaku Masyarakat Desa Depok, Kalibawang. Servis: Jurnal Pengabdian Dan Layanan Kepada Masyarakat, 2(1), 13-24.

Sunarko, A. (2015). Iptek dalam perspektif al-qur’an. Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 15(1), 1-14.

Sunarko, A., Defi, D., & Nugroho, I. S. (2024). Efektivitas Penerapan Metode Resitasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Akidah Akhlak Siswa Kelas VIII MTs Ma’arif As-Sahro Kepil Wonosobo. SPESIFIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 21-35.

Yusuf, M. (2020). “Peran Rohis dalam Pembentukan Akhlak Siswa di Sekolah Menengah,” Jurnal Tarbawi, 15(1).

Downloads

Published

2025-04-25