Perlindungan Hukum Bagi Penyewa Yang Telah Membayar Lunas Terkait Pengakhiran Perjanjian Sewa Akibat Keadaan Kahar
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v5i2.716Keywords:
Force Majeure, Lease Agreement, Legal ProtectionAbstract
This research aims to analyze the legal consequences of terminating a lease agreement due to force majeure concerning payments that have been entirely made by the lessee, as well as legal protection for the lessee regarding the leased object that cannot be enjoyed due to force majeure. This study uses a normative legal research method to examine relevant laws and regulations, court decisions (Case Approach), and relevant legal concepts. The study results indicate that in a force majeure situation, the lessee generally cannot claim compensation based on the Civil Code. However, applying the concept of The Law of Restitution can provide fairer legal protection, requiring the lessor to return the value of benefits received if the leased object cannot be enjoyed. This research concludes that further regulation regarding force majeure in the Civil Code is necessary to provide legal certainty and justice for the parties in a lease agreement.
References
Adolf, H. (2006). Dasar-dasar Hukum Kontrak Internasional. Bandung: Refika Aditama.
Ali, A. (2008). Menguak Tabir Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Asyhadie, Z. (2018). Hukum keperdataan (dalam perspektif hukum nasional, KUHPerdata (BW), hukum Islam, dan hukum adat). Rajawali Pers.
Badruljaman, M. D. (2015). Hukum Perikatan dalam KUHPerdata: Buku Ketiga, Yurisprudensi, Doktrin, serta Penjelasan. Jakarta: PT Citra Aditya Bakti
Bustaman, S. L. (2018). Penerapan Asas Keseimbangan Sebagai Bagian Dari Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Perjanjian Standar Di Indonesia. Sekolah Tinggi Hukum Bandung, Bandung.
Chomsyah, S. (2017). Tinjauan Yuridis Perjanjian Sewa Menyewa Bangunan Toko Dalam Bentuk Tidak Tertulis. Jurnal Advokasi, 7(2): 197-208.
Dolo, M. (2018). Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Perjanjian Sewa Menyewa Rumah. Lex Privatum, 6(10).
Fuady, M. (2002). Pengantar Hukum Bisnis – Menata Bisnis Modern di Era Global. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Fuady, M. (2014). Konsep Hukum Perdata. Jakarta: PT. Raya Grafinda.
Hadjon, P. M. (1993). Pelindungan Hukum bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.
Harahap, M. Y. (1986). Segi-segi hukum perjanjian. Bandung: Alumni.
Harahap, M. Y. (2016). Segi-segi hukum perjanjian. Bandung: Alumni
Hernoko, A. Y. (2010). Hukum perjanjian asas proporsionalitas dalam kontrak komersial. Kencana.
Hernoko, A. Y. (2013). Hukum Perjanjian Asas Proposionalitas dalam Kontrak Komersial. Jakarta: Kencana.
Hernoko, A. Y. (2019). Hukum Perjanjian. Jakarta: Prenada Media.
Hilmy, M. I., & Yusuf, M. F. (2020). Praktik dan Disparitas Putusan Hakim Dalam Menetapkan Force Majeure di Indonesia. Zaaken: Journal of Civil and Business Law, 1(2), 182-201.
Hutagalung, S. M. (2013). Kontrak Bisnis di ASEAN: Pengaruh Sistem Hukum Common Law dan Civil Law. Jakarta: Sinar Grafika.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Larasati, R. W. (2018). Perlindungan Hukum Pemberi Sewa Dalam Perjanjian Perpanjangan Sewa Menyewa Yang Mengandung Penyalahgunaan Keadaan (Studi Kasus Pada Putusan Nomor 190/PK/Pdt/2005). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Muhammad, A. (1992). Hukum Perikatan. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Muljadi, K., & Wijaya, G. (2004). Perikatan yang lahir dari perjanjian (cet. 2). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Mertokusumo, S. (1999). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Yogyakarta: Liberty.
Natalia, L. (2023). Akibat hukum wanprestasi tidak memenuhi klausul force majeure dalam perjanjian sewa menyewa toko (Studi Putusan Nomor: 186/Pdt.G/2018/PN-Lbp). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.
Panggabean, H. P. (2001). Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik van Omstandigheden) sebagai Alasan Baru untuk Pembatalan Perjanjian (Berbagai Perkembangan Hukum di Belanda). Liberty.
Prasetio, B., & Asharyanto. (2013). Perlunya perjanjian dibuat secara tertulis. Hukumonline. Retrieved February 17, 2025, from http://www.hukumonline.com/klinik/detail/cl7034/perlunya-perjanjian-dibuat-secara-tertulis
Prasnowo, A. D., & Badriyah, S. M. (2019). Implementasi Asas Keseimbangan Bagi Para Pihak dalam Perjanjian Baku. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 8(1), 61-75.
Prodjodikoro, W. (1981). Hukum Perdata Tentang Persetujuan-Persetujuan Tertentu. Bandung: Sumur.
Rahardjo, S. (2000). Ilmu Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti
Salim, H. S. (2005). Hukum Kontrak. Jakarta: Sinar Grafika.
Salim, H. S. (2006). Hukum Kontrak Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak. Jakarta: Sinar Grafika
Salim, H. S. (2014). Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika.
Samadani, H. U. A. (2013). Dasar-dasar hukum bisnis. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Santoso, D. (1989). Hukum Perjanjian Indonesia. Yogyakarta: Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.
Saputra, M. R., & Setiadi, W. (2024). Implementation of general principles of good government in the organization of the 2024 elections. International Journal of Law and Society, 1(3), 94-112.
Satrio, J. (1999). Hukum Perikatan (Perjanjian Pada Umumnya) (cet. 3). Bandung: Penerbit Alumni.
Septiana, H. K. (2021). Terhambatnya pelaksanaan perjanjian sewa menyewa gedung perkantoran di masa pandemi Covid-19 sebagai penerapan asas force majeure (Analisis perjanjian sewa menyewa PT X). Master's thesis, Universitas Indonesia. Universitas Indonesia Repository.
Setiawan, A. I. K. O. (2016). Hukum Perikatan (Cet. 1). Jakarta: Sinar Grafika.
Shidarta. (2006). Hukum Perlindungan Konsumen Indonesia. Jakarta: Grasindo
Siahaan, R. H. (2017). Hukum Perikatan Indonesia: Teori dan Perkembangannya. Malang: Inteligensia Media.
Soeroso, R. (2021). Pengantar Ilmu Hukum (Cet. 22). Jakarta: Sinar Grafika.
Sofwan, S. S. M. (2010). Hukum Perdata: Hukum Perutangan. Bandung: Binacipta
Subekti, R. (1995). Aneka Perjanjian (Cet. 10). Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Subekti, R. (2004). Bunga Rampai Ilmu Hukum (Cet. IV). Bandung: Alumni.
Subekti, R. (2010). Hukum Perjanjian. Jakarta: Intermasa.
Suharnoko. (2015). Hukum Perjanjian: Teori dan Analisis Kasus (Edisi Kedua). Jakarta: Penada Media.
Sukarmi. (2008). Cyber Law: Kontrak Elektronik Dalam Bayang-Bayang Pelaku Usaha. Bandung: Pustaka Sutra.
Sulistiyani, A. (2008). Tanggungjawab kepada nasabah terhadap pelaksanaan perjanjian sewa menyewa safe deposit box di Bank BRI Tbk Yogyakarta Cabang Cik Ditiro (Tesis). Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Suryodiningrat, R. M. (2002). Perikatan-Perikatan Bersumber Perjanjian. Bandung: Tarsito.
Syamsudin, A. Q. (1985). Pokok-pokok Hukum Perjanjian beserta Perkembangannya. Yogyakarta: Liberty
Taihuttu, G. F. (2011). Pembatalan akta sewa-menyewa tanah: Tinjauan yuridis terhadap putusan Mahkamah Agung nomor: 15/K/Pdt/2009 (Tesis Magister). Universitas Indonesia, Depok.
Tan Thong Kie. (2007). Studi notariat & serba-serbi praktek notaris. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve.
Tjiatawi, U. (2022). Analisa Yuridis Permohonan Pailit Atas Ketidakmampuan Pemenuhan Prestasi Perusahaan Yang Mengalami Force Majeure. Jurnal Hukum Kaidah: Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat, 21(2), 343-357.
Widjaya, R. (2004). Merancang Suatu Kontrak. Bekasi: Kesaint Blanc
Windari, R. A. (2014). Hukum Perjanjian. Yogyakarta: Graha Ilmu
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sunita Caroline Pontoh, Iran Sahril, Felicitas Sri Marniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















