Strategi Anak Panti Asuhan Daarul Azkar Dalam Menghadapi Konflik Interpersonal di Sekolah dan Lingkungan Bermain
Strategies of Children at the Daarul Azkar Orphanage in Dealing with Interpersonal Conflicts at School and in the Play Environment
DOI:
https://doi.org/10.53866/jimi.v6i1.1173Keywords:
Konflik Interpersonal, Perundungan Verbal, Pengelolaan Konflik, Anak Panti Asuhan, Teori Konflik LuthansAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik interpersonal serta strategi pengelolaannya pada anak-anak Panti Asuhan Daarul Azkar dengan merujuk pada teori konflik Fred Luthans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara melalui diskusi kelompok bersama anak-anak berusia 9–15 tahun, serta wawancara mendalam dengan pengurus panti. Pemilihan diskusi kelompok dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi anak dalam mengungkapkan pengalaman konflik interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pola konflik dan respons berdasarkan gender. Anak laki-laki cenderung merespons konflik secara konfrontatif, baik melalui balasan verbal maupun fisik, meskipun tetap bersedia melibatkan pihak dewasa sebagai mediator. Sementara itu, anak perempuan lebih memilih strategi penghindaran dan akomodasi dengan cara diam, tidak membalas, serta enggan melaporkan konflik kepada pihak berwenang. Bentuk konflik yang paling dominan dialami anak-anak panti adalah perundungan verbal di lingkungan sekolah yang berkaitan dengan stigma sosial sebagai anak panti. Temuan ini sejalan dengan pandangan Luthans bahwa konflik dipengaruhi oleh perbedaan persepsi, status sosial, dan respons individu terhadap tekanan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pendekatan pendampingan yang sensitif terhadap perbedaan strategi pengelolaan konflik anak, serta penguatan keterampilan komunikasi interpersonal untuk mencegah dampak konflik yang berkelanjutan.
References
Devito, J. A., 2018. Komunikasi. Antarmanusia (Edisi ke-5). Tangerang Selatan: Kharisma Publising Grup.
Khaswara, F., Yuli, R., & Hambali, A. (2021). Conflict Theory According to Johan Galtung. Gunung Djati Conference Series, 4.
Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach (12th ed.). McGraw-Hill/Irwin.
Pruitt, D. G., & Rubin, J. Z. (1994). Social conflict: Escalation, stalemate, and settlement (2nd ed.). McGraw-Hill.
Ramadhani, A. I., Putri, D., Kusuma, H. P., Risqi, M., Putri, T. N., & Mu’alimin, M. (2024). Teori manajemen konflik. PPIMAN Pusat Publikasi Ilmu Manajemen, 3(1), 116–124. https://doi.org/10.59603/ppiman.v3i1.635
Sibarani, W. S., Hasibuan, E. E., Harahap, S. A. F., Ahmad, Y. A., & Aswaruddin. (2025). Konflik dalam komunikasi interpersonal. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 1–7.
Vasudewa, R. P., & Setuningsih, N. (2023, October 10). KPAI Sebut Ada 2.355 Kasus Pelanggaran Perlindungan Anak Selama 2023, 861 di Lingkungan Pendidikan. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2023/10/10/05401641/kpai-sebut-ada-2355-kasus-pelanggaran-perlindungan-anak-selama-2023-861-di?utm_source
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahrul Rahmatika Shadiqin, Ira Hasianna Rambe, Aliyya Anwar Imani, Anno Adishia, Tjahya Vijaya, Asry Putri Budiman, Syaqra Orva Linnisa, Tiara Anjani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















